Berita /

Nonton Film Menyedihkan Membuat Kita Bahagia

Oleh : Fajri Surya Putra , Rabu, 28 Maret 2012 12:45 wib

Ilustrasi

Saat menonton film Hachiko, entah itu di bioskop atau di rumah, rasanya hampir semua orang menangis atau paling tidak berlinang air mata. Hati pun juga dibuat luluh kalau menonton film-film yang menyedihkan. Tapi justru film-film seperti itulah yang membuat kita bahagia.

Dilansir dari EurekAlert, Rabu (28/03/2012), sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Ohio State University menyebutkan bahwa menonton film akan membuat seseorang lebih bahagia. Kedengarannya mungkin aneh tapi untuk membuktikan hal ini para ilmuwan tersebut meneliti sebanyak 361 mahasiswa dan menyuruh mereka menonton film Atonement yang tayang pada tahun 2007 lalu.

Sebelum menonton para peserta ditanyai bagaimana kondisi kehidupan mereka sekarang, apakah bahagia atau tidak. Lalu pada saat menonton film mereka juga diminta untuk memberi penilaian terhadap kondisi emosional mereka.

Hasilnya? Mereka yang menonton film sampai menangis mengatakan bahwa mereka sangat bahagia dengan kehidupan mereka setelah menonton film tersebut. Mereka juga menyebutkan kalau film yang mereka tonton adalah film yang terbaik.

Salah seorang ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini, Silvia Knobloch-Westerwick, menjelaskan bagaimana film bisa membuat hidup seseorang bahagia.

"Orang-orang kerap menggunakan tragedi sebagai cara untuk mencerminkan hubungan penting mereka dalam kehidupan mereka, untuk menghitung rasa syukur mereka. Itu menjelaskan mengapa tragedi sangat populer dengan khalayak ramai meskipun kesedihan sudah merasuki mereka," paparnya.

Sebelumnya sudah ada sebuah penelitian psikologi yang menghubungkan rasa sedih dengan pikiran. Menurut penelitian ini ketika seseorang menonton film yang menyedihkan mereka memicu respon emosional yang cukup besar. Penonton yang telah menonton film sedih cenderung membandingkannya dengan kehidupan pribadi mereka dan menghargai kehidupan mereka sendiri. Inilah mengapa seseorang dapat merasa bahagia setelah menonton film menyedihkan. (*)