Berita /

Besok Malam, Ada Salawat Dulang di Festival Nan Jombang Tanggal 3

Inioke.com , Kamis, 02 Mei 2013 22:19 wib

Salah satu bentuk pertunjukan Salawat Dulang. (kompas)

Setelah berlalu sebulan Festival Nan Jombang Tanggal 3 kembali digelar, besok  malam (3/5). Lokasinya masih sama, yakni di Ladang Nan Jombang, Rimbotarok, Kelurahan Gunungsarik, Kuranji.

Seperti dua kegiatan sebelumnya, yang menghadirkan kesenian-kesenian tradisi Minangkabau, kali ini Festival Nan Jombang Tanggal 3 akan menghadirkan kesenian salawat dulang, yang dimulai pukul 20.00 WIB. Akan berhadapan Gurun Sahara dengan Bintang Harapan.

Salawat dulang merupakan sastra lisan Minangkabau. Ada juga yang menyebut salawek talam atau salawat talam. Bentuknya pertunjukan dua grup atau lebih. "Biasa disebut duo sandiang, tigo sandiang, dan seterusnya. Kalau dalam kaset audio ada yang memainkannya satu grup saja," ujar koordinator acara S Metron Masdison.

Lebih jauh dijelaskannya, pedulang membacakan hafalan teks, biasanya tentang ajaran agama diiringi tabuhan dulang, nampan kuning berdiameter 65 cm. Dalam pertunjukkan, dua pedendang duduk bersisian dan menabuh dulang bersamaan. Keduanya berdendang bersamaan dan saling menyambung larik dalam syair antara satu kelompok dengan kelompok lain.

“Pendendang umumnya laki-laki. Namun demikian, kini terdapat pula pendendang-pendendang perempuan meskipun belum begitu berterima di masyarakat Minangkabau sendiri. Penampilan salawat dulang berupa tanya jawab, saling serang, dan saling mempertahankan diri,” sebut Metron.

Biasanya, dalam penampilan salawat dulang akan terjadi perkembangan pada syair-syairnya. Dalam sesi-sesi tertentu, pedulang juga mempelesetkan lagu-lagu Minang atau Indonesia untuk menambah variasi. Untuk alih generasi, sambungnya, meski ada kaum muda memainkannya, tapi tidak banyak.

Pertunjukkan salawat dulang dipertunjukkan pada hari-hari besar umat muslim seperti Maulid Nabi, Idula Fitri, dan Idul Adha ata pada upacara bernuansa agama seperti ketika menaiki rumah baru dan khatam al-quran. “Salawat dulang dapat ditemukan di berbagai daerah di Sumbar seperti Padangpariaman, Batusangkar, dan Solok,” kata Metron. (gry)