Berita /

Objek Wisata Sumatera Barat

Bingung Liburan Kemana? Kunjungi Objek Wisata ini!

Inioke.com , Selasa, 21 Agustus 2012 11:30 wib

Ilustrasi-live viva.co.id

Lebaran adalah momen untuk berkumpul dengan keluarga, bersilaturahim, dan berlibur. Libur lebaran harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Setelah berkumpul dengan keluarga di rumah sembari menyantap hidangan khas lebaran, mengunjungi sanak saudara, karib kerabat, rekan kantor, dan teman-teman, tibalah waktunya untuk berlibur mengunjungi tempat-tempat wisata yang menarik, mulai dari objek wisata alam, sejarah, kuliner, dan lain-lain. Jika di hari ketiga lebaran (3 Syawal 1433 H) ini kamu masih bingung mau pergi ke mana, kamu dapat kunjungi beberapa pilihan tempat wisata yang ada di Sumatera Barat berikut ini.

Jam Gadang

Landmark dan lambang kota Bukittinggi ini merupakan satu di antara banyak tempat wisata terfavorit warga Sumbar. Kamu bisa menjadikan Jam Gadang sebagai backround saat berfoto-foto. Selain dapat menikmati pesona bangunan menara yang tinggi ini, kamu juga dapat memanjakan perutmu dengan berbagai jajanan khas kota Bukittinggi yang tersedia di kawasan Jam Gadang tersebut.

Benteng Fort de Kock

Masih di kawasan Bukittinggi, kamu bisa mengunjungi benteng Fort de Kock. Benteng ini dibangun di puncak di dalam kota Bukittinggi tahun 1825 saat terjadi perlawanan rakyat melawan Belanda yang dipimpin oleh tuanku Imam Bonjol dan Harimau Nan Salapan. Nah, kamu dapat menambah wawasan sejarahmu dengan mengunjungi benteng ini. Selain itu, kamu juga dapat menyaksikan sunset dan Ngarai Sianok karena benteng ini berada di tempat yang tinggi.

Gedung Tri Arga/Istana Bung Hatta

Satu lagi objek wisata sejarah yang ada di Bukittiggi, yaitu Istana Bung Hatta. Dahulu gedung ini digunakan sebagai pusat pemerintahan darurat Republik Indonesia tahun 1947.

Gua Jepang

Terowongan yang panjangnya lebih dari 1.400 meter ini adalah bukti sejarah saat Indonesia di jajah oleh Jepang. Gua Jepang terletak di tengah taman panorama di Ngarai Sianok di bawah kota Bukttinggi. Salah satu tempat wisata Bukittinggi yang sering dikunjungi wisatawan lokal maupun internasional ini dinamakan Lobang Jepang oleh masyarakat setempat.

Ngarai Sianok

Kota berhawa sejuk, Bukittinggi juga terkenal dengan objek wisata Ngarai Sianok. Lembah pendiam atau Ngarai Sianok ini merupakan lembah yang indah, hijau dan subur, terletak di pusat kota Bukittinggi, membujur dari selatan Nagari Koto Gadang ke utara, Nagari Sianok Enam Suku dan berakhir di Pelupuh dengan panjang 15 km, kedalaman 100 meter dan lebar 200 meter.

Danau Singkarak

Danau terbesar di Sumatera Barat ini terletak di pinggir jalan raya Padang-Solok dengan panjang 21 km. Di sekitar terdapat beberapa penginapan dan fasilitas untuk mengelilingi danau yang inidah, seperti boat dan sampan.

Danau Maninjau

Danau Maninjau terletak sekitar 36 km dari Kota Bukittinggi yang melewati kelok 44 (jalan berkelok-kelok). Di danau ini juga tersedia berbagai fasilitas, seperti penginapan, sepeda air, fasilitas untuk berenang dan memancing, serta fasilitas lainnya.

Danau Di Atas dan Danau Di Bawah

Danau Di Atas dan danau Di Bawah lebih dikenal dengan sebutan 'danau Kembar'. Danau Kembar terletak di Desa Pasar Simpag, Kecamatan Lembayan Jaya, Kabupaten Solok, berjarak kurang lebih 47 km dari Kota Solok dan 56 km dari Kota Padang. Uniknya, untuk menuju danau Di Atas, kamu harus melalui jalan yag menurun, sedangkan menuju Danau Di Bawah, kamu harus melalui jalan mendaki. Kamu dapat membeli oleh-oleh buah markisa dan sayuran segar.

Lembah Anai

Kawasan Lembah Anai sangat mengagumkan. Hutan tropis yang lebat sangat mengesankan dan merupakan hutan lindung. DI dasarnya mengalir sungai BAtang Anai yang airnya bening dan jernih serta terdapat air terjun setinggi 40 meter dekat sekali dengan jalan raya.

Anai Resort Golf Course

Anai Resort terletak 550 meter di atas permukaan laut, yang merupakan Golf Course terbaik di Sumbar dengan status Internasional memiliki 18 hole. Lapangan Golf ini dirancang oleh designer lapangan golf internasional Thomas dan Perret. Di sini kamu dapat menikmati berbagai fasilitas, seperti kolam renang alami dan restoran.

Embun Pagi

Sebelum tiba di danau Maninjau, kamu dapat berhenti sejenak untuk menikmati udara sejuk sambil memandang indahnya danau Maninjau di Embun Pagi, tepatnya di Desa PAdang Gelanggang 24 km dari Bukittinggi.

Ngalau Indah

Gua alam dengan stalagnit dan stalagmit pada langit-langit gua cukup indah dan menarik. Gua ini terletak di 2 km sebelum memasuki Kota Payakumbuh dari arah Bukittinggi. Di dalam gua, kamu dapat mendengar suara kelelawar dan merasakannya tanpa bisa melihatnya. Di luar gua, ada taman dengan ppohon-pohon yang rindang.

Istana Pagaruyung

Istana Pagaruyung terletak di Batu Sangkar. Di sini kamu dapat melihat barang-barang peninggalan kerajaan Minangkabau dan menikmati keindahan alam dengan udayang yang sejuk.

Lembah Harau

Lembah harau merupakan cagar alam dengan bukit kapur yang curam dengan ketinggian 100 samapai 150 meter yang terletak 14 km dari Payakumbuh. Ada lima air terjun dengan air yang jernih. Di sini juga disediakan fasilitas untuk berkemah.

Pandai Sikek

Pandai Sikek terletak di kaki Gunung Singgalang lebih kurang 10 km sebelum memasuki Kota Bukittinggi. Di sini kamu dapat melihat kehidupan masyarakat yang bertani secara tradisional. Di sini lebih populer atau pusat kerajinan ukir dan tenunan kain Songket. Desa ini mempunyai 1000 buah alat tenun, lukisan kayu, dan perabot rumah tangga.

Pulau Sikuai

Salah satu pulau yang terletak di sisi barrat pulau Sumatera, sekitar setengah mil dari Kota Padang. Pemandangan pantai yang menkjubkan dapat kita jumpai di sini. Kamu dapat menginap di hotel resort yang di lengkapi fasilitas hotel berbintang dua. Resort ini menyediakan 21 cottage dengan kapasitas sekitar 45 kamar. Di sini kamu juga dapat trekking mengintari pulau atau menjelahi hutan alam, panjat tebing, dan lain sebagainya.

Kawasan Bukit Langkisau

Bukit Langkisau terletak di antara Desa Salido dan Kota Painan-Pesisir Selatan. Bukit yang memiliki tinggi 1.000 kaki ini menyuguhkan pemandangan ke laut lepas, yang sangat menawan. Di sini kamu dapat melakukan olahraga terbang layang dengan lokasi pendaratan di pantai Carocok dan pantai Salido.

Pulau Cubadak

Pulau Cubadak terletak di kawasan Mandeh-Pesisir Selatan. Pulau ini dikelola menjadi objek wisata berskala internasional oleh investor dari Italia. Resor ini memiliki 13 bungalows dan satu suite dengan arsitektur alam yang didukung olehh beberapa sarana penunjang untuk kegiatan diving, fishing, dan snorkeling. Di sini juga ada mmotor boat, dermaga, dan beberapa fasilitas bahari lainnya.

Jembatan Akar

Masih di kawasan Pesisir, ada Jempatan Akar. Objek wisata yang unik ini melintasi sungai Bayang, terbuat dari akar dua pohon beringin yang saling bertautan.

Rumah Peristirahatan Balai Campago

Balai Campago terletak di suatu bukit yang sangat indah dengan udara yang sejuk serta kehidupan bermasyarakat yang aman dan tentram, tepatnya di Desa Campago Cuguak Bulek, Mandiangin Koto Salayan Kota Bukittinggi, 4 km dari pusat kota Bukittinggi. Untuk menuju lokasi dapat ditempuh dengan angkutan darat dalam waktu 10 menit dari pusat kota Bukittinggi dan 1 jam 45 menit dari Padang. Balai Campago berdiri di atas tanah seluas 8.038 m2 dengan luas bangunan 3.054 m2 terdiri dari 2 buah bangunan VIP, 1 buah bangunan utama terdiri dari 3 kamar Superior dan 17 kamar standar yang semuanya dilengkapi dengan perabot. Fasilitas yang ada di Balai Campago adalah ruang serbaguna dengan kapasitas 40 orang, lapangan tenis, lobby, lounge teras, jogging track, coffe shop outdoor, deck pandang, menara, musholla dan tempat parkir yang memadai. Fasilitas tersebut dalam waktu dekat akan ditambah dengan kolam renang dan taman bermain. Dari Balai Campago dapat terlihat seluruh keindahan kota Bukittingi, seperti 2 buah pegunungan yang berderet melingkari kota Bukittinggi dan rumah-rumah adat yang terhampar di bawah Bukit Campago.

Wisata Pantai Mentawai

Mentawai memiliki pantai yang indah dengan hamparan pasir putihnya, aktivitas wisata atraksi atau bahari yang terkenal adalah kegiatan selancar (surfing) yang dapat dilakukan disekitar pulau Siberut dan Sipora. Akomodasi bagi pengunjung terdapat di beberapa kota kabupaten dan kecamatan.

Desa Pariangan di Tanah Datar

Desa tertua di Minangkabau terletak di lereng Gunung Merapi, di tepi jalan raya Padangpanjang-Batu Sangkar. Di desa ini dapat dilihat keaslian bentuk desa adat yang mencerminkan kehidupan sosial Minangkabau seperti Balairung, mesjid, Rumah adat, Lumbung padi yang merupakan unsur pokok dari suatu kelompok sosial orang Minangkabau. Terdapat pemandian air panas, dan beberapa peninggalan sejarah seoperti batu basurek, kuburan panjang yang menurut ceritanya adalah kuburan Dt. Tantejo Gurhano arsitek Rumah Adat Minangkabau.

(Tia/berbagai Sumber)