Berita /

6 Kecelakaan Pesawat Paling Tragis di Dunia

Inioke.com , Kamis, 10 Mei 2012 20:51 wib

Kecelakaan pesawat Pan Am dan KLM (foto:panamair.org)

Kecelakaan pesawat kembali terjadi. Terakhir, di Indonesia, kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor. Hingga kini tim SAR masih berusaha untuk melakukan evakuasi.

Kecelakaan pesawat bukan hal yang baru bagi dunia penerbangan. Sebelumnya, banyak kecelakaan pesawat yang dikarenakan bermacam hal yang menewaskan banyak orang. Berikut 6 kecelakaan pesawat versi inioke yang menyita perhatian dunia karena jumlah korban yang mencapai ratusan orang.

1. Pesawat Pan Am dan KLM (1977)

Dua pesawat terbang yaitu pesawat Pan Am dan KLM bertabrakan di Bandara Intersional Los Rodeos di Tenerife, Kepulauan Canary pada 27 Maret 1977. Kecelakaan pesawat ini menewaskan semua penumpang yang berjumlah 234 orang dan 14 awak dari pesawat KLM. Sedangkan di pesawat Pan Am, sebanyak 16 awak tewas dan 265 dari 317 penumpang tewas.

Pesawat Boeing 747 KLM menabrak pesawat Pan Am yang sedang menyeberangi landasan yang sama untuk bersiap berangkat. KLM menabrak bagian atas pesawat Pan Am backtaxiing dalam arah yang berlawanan. The Pan Am telah mengikuti backtaxiing dari pesawat KLM, di bawah arahan kontrol lalu lintas udara, dan kru pesawat KLM sudah menyadari Pan Am backtaxiing belakang mereka di landasan yang sama. Meskipun kurangnya konfirmasi visual akibat kabut, kapten KLM berpikir bahwa Pan Am telah dibersihkan landasan dan begitu mencoba lepas landas tanpa izin lebih lanjut untuk melakukannya. Setelah insiden itu pesawat Pan Am, yang berada pada posisi di bawah, terbakar.

2. Japan Airlines (1985)

Kecelakaan pesawat dengan nomor penerbangan 123 ini terjadi di Gunung Takamagahara yang berjarak 100 km dari Tokyo, Jepang pada 12 Agustus 1985. Pesawat tersebut mengalami kerusakan bagian ekor tak berapa lama setelah lepas landas. Pilot Boeing 747 tersebut berusaha untuk mencari tempat mendarat darurat, namun pesawat semakin tidak terkendali. Lalu pilot mencoba terbang menuju pangkalan militer Amerika Serikat di Yokota dan gagal. Akibatnya, sebanyak 520 orang meninggal dunia dan hanya 4 orang yang selamat.

3. Kazakhstan Airlines dan Saudi Arabian Airlines (1996)

Kazakhstan Airlines dengan nomor penerbangan 1907 bertabrakan dengan Saudi Arabian Airlines pada 12 November 1996 di desa Charkhi Dadri, India. Kecelakaan pesawat ini mengakibatkan 349 orang meninggal dunia. Sebanyak 27 penumpang dan 10 awak Kazakhstan Airlines meninggal dan Saudi Arabian Airlines Boeing 747 menewaskan 312 penumpang dan awak pesawat.

4. Turkish Airlines (1974)

Kecelakaan yang terjadi di Ermenonville, dekat Senlis, Prancis ini menewaskan 346 orang. Turkish Airlines dengan nomor penerbangan 9 ini mengalami kecelakaan pada 3 Maret 1974 ketika pesawat ini terbang dari Paris menuju London. Ketika terbang di atas kota Meaux, Prancis. Kecelakaan ini disebabkan oleh rusaknya pintu kargo belakang. Hal ini menyebabkan kontrol pesawat yang tidak seimbang. Kabel-kabel yang membentang sepanjang lantai pesawat terputus sehingga membuat pilot tidak bisa mengendalikan pesawatnya.

5. Iran IIyushin II-76 (2003)

Kecelakaan pesawat ini terjadi pada 19 Februari 2003. Laporan resmi mengatakan penyebab dari kecelakaan ini adalah akibat cuaca buruk, yaitu angin kencang dan kabut tebal. Beberapa sumber berspekulasi bahwa kecelakaan itu mungkin akibat tabrakan di udara, masalah mekanis, atau aksi teroris. Dalam kecelakaan yang terjadi di dekat Kerman, Iran ini menewaskan 302 orang.

6. Air India (1985)

Sebuah bom menyebabkan terjadinya kecelakaan Air India pada 23 Juni 1985. Air India saat itu dijadwalkan 45 menit lagi tiba di Bandara Heathrow, London, setelah terbang dari Toronto dan Montreal, Kanada. Namun pesawat itu menghilang dari pantauan radar saat berada di atas laut dekat Irlandia. Pesawat ini jatuh di Samudera Atlantik dari ketinggian 30.000 kaki (9.144 meter) dan pilot tidak sempat memberikan pesan darurat (mayday). Kecelakaan ini menewaskan seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 329 orang, 280 di antaranya warga Kanada.

(op/berbagai sumber)